Lirik Lagu Sinopsis Film Gaya Hidup
Blackberry LG Mobile Nokia Samsung Sony Ericsson
Klasemen L.Italia Klasemen L.Inggris Jadwal Liga Italia Jadwal Liga Inggris
Resto Enak di Jakarta Resto Romantis di Jkt Hokben Delivery Bakmi GM Delivery PHD - Pizza Hut
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Agustus 09, 2014 | Sabtu, Agustus 09, 2014 | 1 Comments

Google Diduga Tebar Bahan Kimia Berbahaya

Raksasa internet Google sedang diawasi ketat oleh lembaga lingkungan Amerika Serikat, Enviromental Protection Agency (EPA). Pasalnya, data center milik Google diduga mengalami kebocoran bahan kimia yang bisa membahayakan lingkungan.

Google sendiri mengakui kemungkinan memang ada salah satu fasilitas kecil di perusahaan yang mengalami kebocoran tersebut. Namun, mereka menekankan kejadian ini tidak signifikan bahayanya.
Tepatnya, fasilitas yang diduga bocor adalah milik perusahaan DoubleClick yang telah diakuisisi oleh Google. Google pun menyatakan bekerja sama dengan pemerintah dan akan menyediakan dokumen yang diperlukan untuk menyelidiki masalah ini sampai tuntas.

Juru bicara Google, Andrew Pedersen, mengatakan bahwa kejadian ini cukup mengganggu perusahaan. Sebab, mereka mengklaim telah menghabiskan banyak waktu dan usaha demi menjadi perusahaan 'hijau' yang ramah lingkungan.

Dikutip detikINET dari Reuters, Kamis (7/5/2009), investigasi yang dilakukan oleh EPA bisa berujung sejumlah denda jika Google terbukti bersalah mencemari lingkungan.(detik)
Read more

JK Tersenyum Kabarkan Menang di Kampung

Di sela-sela menjawab pertanyaan wartawan tentang perolehan suaranya versi quick count, calon presiden Jusuf Kalla sempat tersenyum saat mengabarkan bahwa perolehan suaranya tak tertandingi di wilayah Sulawesi Selatan, kampung halamannya.

"Di Sulawesi tetap baik, tetap menang di kampung," ujar JK ketika ditemui di kediamannya, Rabu (8/7).

Berdasarkan laporan para saksi timnya, JK mengatakan mereka masih beranggapan bahwa hasil quick count tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. "Sejauh ini di daerah masih positif, masih anggap hasil quick count tidak sesuai di lapangan," lanjut JK.
JK mengatakan bahwa sikap terakhirnya akan ditentukan setelah menunggu hasil resmi dari KPU dan melakukan pengecekan ulang. Namun bagaimanapun, JK tetap menghargai hasil quick count yang beredar sekarang karena secara akademis memiliki indikator-indikator yang mendekati hasil akhir.

Untuk sementara, seluruh hasil quick count menempatkan JK-Wiranto di posisi ketiga setelah pasangan SBY-Boediono dan Mega-Prabowo. Namun, perolehan suara JK-Wiranto masih belum terkalahkan di sebagian besar wilayah di Sulawesi Selatan.
Read more

Perampok Gasak Rp 1,5 Miliar Dalam Waktu Tiga Menit

Perampok Gasak Rp 1,5 Miliar Dalam Waktu Tiga Menit. Perampok bersenjata menggasak uang tunai Rp 1,5 miliar dalam tempo sekitar tiga menit di rumah milik H Yus Rahman, sekompleks dengan rumah dinas Irwasda Polda Kalimantan Selatan di Jalan Mawar Kelurahan Mawar, Banjarmasin, Senin (19/7/2010).
Uang tersebut berasal dari PT Bumi Nayase, perusahaan Yus yang bergerak di bidang stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) atau lazim disebut pom bensin. Kejadian berawal saat karyawannya, Ismardiyani (40) dan kakaknya, Surya Dharma (50), datang mengambil uang untuk disetorkan ke Bank Mandiri.

Mereka tiba dengan menggunakan mobil Suzuki Katana hijau DA 7703 AH, sekitar pukul 09.30 Wita. Mobil langsung masuk halaman dan pintu pagar ditutup.

Sebelum masuk rumah, Ismardiyani menyapa Indra (28) yang juga karyawan PT Bumi Nayase. Indra sibuk mencuci mobil di garasi rumah berlantai dua itu.

Beberapa menit kemudian, sambil membawa tas berisi uang, Ismardiyani masuk mobil. Melihat mobil yang disopiri Surya hendak keluar, Indra membuka pintu pagar. Setelah mobil luar, Indra kembali menutupnya.

Baru sekitar dua meter keluar pagar, mobil dihadang empat pria yang menggunakan dua sepeda motor. Salah satu pria kemudian menggedor kaca kiri mobil, tepat di samping tempat duduk Ismardiyani. Dari balik kaca, pria itu menodongkan pistol.

Pada saat yang hampir beriringan, pria lain menggedor kaca di samping kanan Surya dengan sebilah belati. "Cepat buka kalau ikam handak salamat," kata Surya menirukan ancaman pelaku saat diperiksa polisi.

Surya pun membukakan pintu. Pria yang menggenggam belati itu segera mengambil tas berisi uang yang diletakkan di dekat tongkat perseneling.

Melihat kejadian itu, Indra datang menghampiri. Namun geraknya terhenti lantaran lehernya diserang pelaku lain dengan menggunakan senjata kejut listrik. Saat hendak melawan, dia kembali kena sentrum. Indra pun lemas dan matanya langsung gelap.

Asmadi (55), pedagang kaki lima yang berada sekitar 10 meter dari tempat kejadian, juga sempat berniat memberikan pertolongan. Dia mengangkat kursi untuk memukul perampok. Namun langkahnya terhenti lantaran salah seorang pelaku menodongkan pistol. Selanjutnya kawanan tersebut kabur.

Saat diwawancarai, Ismardiyani tampak syok. "Saat salah seorang pelaku menodongkan pistol, saya sempat menutup wajah dengan tas," katanya.

Dia menjelaskan, uang hasil penjualan SPBU di Banjarbaru, Loktabat dan Lingkar Selatan itu akan disetorkan ke Bank Mandiri. "Setiap harinya sebenarnya selalu menyetorkan uang ke bank, tetapi karena sabtu dan Minggu, bank tutup, baru Senin disetorkan," katanya.

Sedang Surya mengaku tak berani melawan karena kawanan perampok itu menggunakan senjata. "Bahkan ada yang mengenakan senjata api," katanya.

Indra yang telah pulih kesadarannya mengatakan kejadian tersebut berlangsung sekitar tiga menit. Saat membuat dan menutup pintu pagar, dia melihat jalan sepi dan tidak melihat orang bersepeda motor. "Tahu-tahu setelah saya menutup pintu pagar, dan mau meraih selang air mencuci mobil kembali, kawanan perampok muncul," kata Indra.

Kapolsekta Banjarmasin Tengah, AKP Sabana Atmojo SIK, melalui Kanitreskrim Iptu Eko Hari Susetyo, mengatakan mereka yang didukung Reskrim Poltabes Banjarmasin dan Polda Kalsel masih melakukan penyelidikan. "Saksi korban masih syok sehingga belum bisa mengingat ciri-ciri pelaku," kata Eko.

Terkait kasus ini, Wakapoltabes Banjarmasin, AKP Yoga Pranata, mengimbau masyarakat yang hendak membawa banyak uang agar minta pengawalan polisi. " Hubungi saja anggota polsek atau poltabes, tidak dipungut bayaran kok," ujarnya.

kompas.com
Read more
Agustus 14, 2010 | Sabtu, Agustus 14, 2010 | 0 Comments

Ecuador Earthquake 2010 - Gempa Bumi di Ekuador

Ecuador Earthquake 2010. The U.S. Geological Survey has increased the magnitude of the earthquake that struck Ecuador this morning from 6.9 to 7.1.

The earthquake struck Ecuador at 7:54 a.m. EDT 6:54 a.m. local, this morning about 105 miles southeast of Quito and 85 miles east of Ambato, according to the U.S. Geological Survey. There were no initial reports of injuries or damage, according to Reuters.

The quake was strong enough to cause significant damage but was located at a low depth of 118 miles, significantly lessening its impact. Reports say the temblor was felt in Quito and in parts of northern Peru.

The USGS initially recorded the earthquake as 6.7 in magnitude, then raised that to 7.2, reduced it to 6.9 and now has raised it again to 7.1. No tsunami warning has been issued.

1. Los Angeles Earthquake
2. Maryland Earthquake July 16 2010
3. Southern California Earthquake
4. Lorenzen Wright Has Been Found DEAD
5. Hurricane Alex 2010
6. Lunar Eclipse 2010
7. Ohio Tornado 2010 Kills 7, Wrecks Cop Cars, Graduation

http://www.newsdailyspot.com/news/ecuador-earthquake-2010.htm
Read more
Juli 26, 2010 | Senin, Juli 26, 2010 | 0 Comments

Ini Dia Keuntungan Menikah

Ini Dia Keuntungan Menikah - Ada mitos, kalau menikah, maka kebebasan akan berkurang. Tak heran, bila memasuki gerbang pernikahan, maka banyak orang yang dilanda rasa takut, bahkan diserang rasa ragu pada keputusannya. Padahal, menurut survei, menikah itu lebih banyak enaknya, lho. Apa saja keuntungan menikah? Ini dia jawabannya:

1. Pendapatan meningkat
Studi yang dilakukan tim dari Virginia Commonwealth University menunjukkan, penghasilan pria yang sudah menikah rata-rata meningkat 22 persen dibanding ketika masa lajang. Peningkatan ini bisa berasal dari gabungan dengan gaji istri atau sumber tunjangan keluarga yang dikeluarkan perusahaan.

2. Mempercepat promosi
Pria yang sudah menikah mendapatkan kenaikan level dan juga promosi yang lebih cepat dibanding rekan kerja mereka yang masih lajang. Hal tersebut menurut survei yang dilakukan di Amerika tahun 2005 terhadap para pekerja di sana.

3. Jauh dari masalah
Menurut data Departemen Hukum AS, para pelaku kriminal atau kekerasan di sana mayoritas adalah pria lajang.

4. Bercinta lebih sering
Survei yang dilakukan peneliti di Inggris tahun 2006 terhadap responden pria dan wanita di 38 negara menunjukkan, orang yang menikah lebih sering bercinta dan juga lebih puas.

5. Memperkecil risiko kanker
Dalam survei yang dilakukan di Norwegia, pria yang bercerai atau belum pernah menikah memiliki risiko kematian lebih tinggi, hingga 16 persen dibanding rekan yang menikah.

6. Panjang umur
Studi para peneliti dari UCLA menunjukkan, orang yang memiliki tingkat kesehatan prima relatif lebih panjang usia selama 8 tahun periode studi dibanding yang masih lajang.

kompas.com
Read more
Juli 20, 2010 | Selasa, Juli 20, 2010 | 0 Comments

Perampok Gasak Rp 1,5 Miliar Dalam Waktu Tiga Menit

Perampok Gasak Rp 1,5 Miliar Dalam Waktu Tiga Menit. Perampok bersenjata menggasak uang tunai Rp 1,5 miliar dalam tempo sekitar tiga menit di rumah milik H Yus Rahman, sekompleks dengan rumah dinas Irwasda Polda Kalimantan Selatan di Jalan Mawar Kelurahan Mawar, Banjarmasin, Senin (19/7/2010).
Uang tersebut berasal dari PT Bumi Nayase, perusahaan Yus yang bergerak di bidang stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) atau lazim disebut pom bensin. Kejadian berawal saat karyawannya, Ismardiyani (40) dan kakaknya, Surya Dharma (50), datang mengambil uang untuk disetorkan ke Bank Mandiri.

Mereka tiba dengan menggunakan mobil Suzuki Katana hijau DA 7703 AH, sekitar pukul 09.30 Wita. Mobil langsung masuk halaman dan pintu pagar ditutup.

Sebelum masuk rumah, Ismardiyani menyapa Indra (28) yang juga karyawan PT Bumi Nayase. Indra sibuk mencuci mobil di garasi rumah berlantai dua itu.

Beberapa menit kemudian, sambil membawa tas berisi uang, Ismardiyani masuk mobil. Melihat mobil yang disopiri Surya hendak keluar, Indra membuka pintu pagar. Setelah mobil luar, Indra kembali menutupnya.

Baru sekitar dua meter keluar pagar, mobil dihadang empat pria yang menggunakan dua sepeda motor. Salah satu pria kemudian menggedor kaca kiri mobil, tepat di samping tempat duduk Ismardiyani. Dari balik kaca, pria itu menodongkan pistol.

Pada saat yang hampir beriringan, pria lain menggedor kaca di samping kanan Surya dengan sebilah belati. "Cepat buka kalau ikam handak salamat," kata Surya menirukan ancaman pelaku saat diperiksa polisi.

Surya pun membukakan pintu. Pria yang menggenggam belati itu segera mengambil tas berisi uang yang diletakkan di dekat tongkat perseneling.

Melihat kejadian itu, Indra datang menghampiri. Namun geraknya terhenti lantaran lehernya diserang pelaku lain dengan menggunakan senjata kejut listrik. Saat hendak melawan, dia kembali kena sentrum. Indra pun lemas dan matanya langsung gelap.

Asmadi (55), pedagang kaki lima yang berada sekitar 10 meter dari tempat kejadian, juga sempat berniat memberikan pertolongan. Dia mengangkat kursi untuk memukul perampok. Namun langkahnya terhenti lantaran salah seorang pelaku menodongkan pistol. Selanjutnya kawanan tersebut kabur.

Saat diwawancarai, Ismardiyani tampak syok. "Saat salah seorang pelaku menodongkan pistol, saya sempat menutup wajah dengan tas," katanya.

Dia menjelaskan, uang hasil penjualan SPBU di Banjarbaru, Loktabat dan Lingkar Selatan itu akan disetorkan ke Bank Mandiri. "Setiap harinya sebenarnya selalu menyetorkan uang ke bank, tetapi karena sabtu dan Minggu, bank tutup, baru Senin disetorkan," katanya.

Sedang Surya mengaku tak berani melawan karena kawanan perampok itu menggunakan senjata. "Bahkan ada yang mengenakan senjata api," katanya.

Indra yang telah pulih kesadarannya mengatakan kejadian tersebut berlangsung sekitar tiga menit. Saat membuat dan menutup pintu pagar, dia melihat jalan sepi dan tidak melihat orang bersepeda motor. "Tahu-tahu setelah saya menutup pintu pagar, dan mau meraih selang air mencuci mobil kembali, kawanan perampok muncul," kata Indra.

Kapolsekta Banjarmasin Tengah, AKP Sabana Atmojo SIK, melalui Kanitreskrim Iptu Eko Hari Susetyo, mengatakan mereka yang didukung Reskrim Poltabes Banjarmasin dan Polda Kalsel masih melakukan penyelidikan. "Saksi korban masih syok sehingga belum bisa mengingat ciri-ciri pelaku," kata Eko.

Terkait kasus ini, Wakapoltabes Banjarmasin, AKP Yoga Pranata, mengimbau masyarakat yang hendak membawa banyak uang agar minta pengawalan polisi. " Hubungi saja anggota polsek atau poltabes, tidak dipungut bayaran kok," ujarnya.

kompas.com
Read more
November 02, 2009 | Senin, November 02, 2009 | 3 Comments

Lowongan Kerja Terbaru Dilowongankerja.com

Sekedar berbagi info lowongan kerja terbaru nich buat teman-teman semuanya. Saat ini lagi hangat-hangatnya nih tentang lowongan kerja CPNS 2009. Mungkin juga teman-teman pada asyik mencari info lowongan PNS terbaru atau ada yang lagi mencoba peruntungan tuk jadi PNS.

Nah, kebetulan temanku ada yang mau nyoba jadi PNS (Pegawai Negeri Sipil). Akan tetapi, dia tidak tahu info lowongan kerja CPNS terupdate. Jadi, iseng nih nyari-nyari web lowongan kerja yang memberikan informasi pekerjaan CPNS terbaru 2009.

So, akhirnya aku menemukan blog lowongan kerja terbaru yang juga berisi tentang informasi lowongan kerja CPNS. Nih link nya, langsung aja meluncur ke TKP. Namanya ; dilowongankerja.com berisi info lowongan terbaru setiap hari.

Yah, moga informasi ini bermanfaat buat teman-teman semuanya. Dan sukses nanti dalam karir dan menjadi PNS. :)
Read more

Indosat Revisi Target Pelanggan BlackBerry

Indosat nampaknya mencoba bersikap realistis bahwa persaingan untuk menjaring pelanggan BlackBerry di Indonesia tak lagi semudah dahulu. Pionir layanan BlackBerry di Indonesia ini akhirnya merevisi target akhir tahunnya.

Dari sebelumnya disebutkan Chief Sales Indosat Syakieb Sungkar, 380 ribu pelanggan, kini target pelanggan pada akhir tahun harus di-downgrade jadi sekitar 200 ribuan pelanggan. Demikian menurut Teguh Prasetya, Group Head of Brand Marketing Indosat.
"Harapan awalnya 260 ribu pelanggan, bukan 380 ribu. Pak Syakieb salah sebut target, kelebihan 100 ribu. Dia belum di-brief, belum saya kasih arahan," jelasnya kepada detikINET, akhir pekan ini di sela Bursa Gadget Indosat, di Pacific Place, Jakarta.

"Namun kalau tidak ada penundaan-penundaan seperti adanya aturan service center dan impor BlackBerry, target tersebut bisa saja tercapai," tandasnya lebih lanjut.

Menurut Teguh, pelanggan akses BlackBerry Indosat saat ini telah berjumlah 180 ribu. Ia optimistis layanan BlackBerry Indosat akan kian diminati banyak calon pelanggan dengan beragam tarif layanan dan perangkat BlackBerry yang disediakan.

Dalam ajang Bursa Gadget BlackBerry yang digelar Indosat selama tiga hari sejak 30 Oktober sampai 1 November 2009, Indosat menawarkan BlackBerry Curve 8520 'Gemini' yang baru saja dirilisnya ke pasar.

Lewat ajang ini pula, perusahaan milik Qatar Telecom itu menyediakan sejumlah varian lain, seperti BlackBerry Bold 9000, BlackBerry Javelin 8900, BlackBery Huron 8800, BlackBerry Curve 8320, dan BlackBerry Storm 9500.
Read more
Agustus 11, 2009 | Selasa, Agustus 11, 2009 | 0 Comments

Ciri Khas Noordin Menurut Sahabat: Senyumnya

Pasca peledakan di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton pada 17 Juli 2009, gembong teroris asal Malaysia, Noordin M Top kembali jadi incaran pihak kepolisian. Gambar Noordin M Top lalu disebar ke seluruh negeri, beberapa diantaranya bahkan dalam ukuran raksasa.

Menurut sahabat Noordin M Top, Abu Wildan alias Dudung Wildan Alias Ust. Adung alias Adung Jahit, dari semua gambar yang diedarkan polisi, yang paling mirip adalah gambar yang disebarkan polisi sebelumnya, yakni sosok Noordin berambut pendek dan berjenggot.
Ditanya soal ciri khas Noordin yakni bekas luka di alis sebelah kiri, Abu Wilda mengaku lupa. Lalu apa ciri khas Noordin yang dia ketahui? "Smiling," kata Abu Wildan yang tinggal di Kampung jati Anom Subang, Jawa Barat.

Abu Wildan lalu mengatakan temannya, Noordin, adalah sosok yang jarang difoto. Wildan mengakui Noordin pernah pergi ke Filipina Selatan pada tahun 2000. Untuk belajar membuat bom? "Ya," jawab dia, pendek.

Abu Wildan mengaku berpisah dengan Noordin pada 2002, saat dia meninggalkan Lukmanul Hakim di Malaysia.

Sebelumnya, Abu Wildan pernah mengatakan Noordin pernah mampir ke Subang pada tahun 2000-an. Namun, Wildan enggan untuk menyebutkan waktu kedatangan teroris tersebut secara pasti.

"Saat itu, saya berharap agar dia (Noordin) tidak datang ke rumah saya. Sebab nantinya akan serba salah. Tidak dilaporkan, saya jadi tersangka teroris, sementara kalau dilaporkan juga tidak enak ke kawan sendiri," kata dia, Senin 10 Agustus 2009.

'Namun, untungnya, dia (Noordin) hanya sampai pasar Purwadadi dan langsung balik lagi," tambah Wildan, yang enggan menyebutkan kemana tujuan Noordin setelah dari Purwadadi, Subang tersebut.

Dijelaskan Wildan, dirinya sempat mengaji bersama Noordin saat berada di Malaysia, tepatnya di Pesantren Lukmanul Hakim, Ulu Tiram, Johor, Malaysia . Namun, pasca pulang dari Malaysia, Wildan mengaku dirinya tidak pernah lagi melakukan kontak dengan Noordin M. Top.

Noordin diduga ada di belakang sejumlah aksi terorisme di Indonesia, termasuk Bom Bali tahun 2002 yang menewaskan 202 orang. Belakangan, Noordin juga diduga ada di belakang aksi bom bunuh diri di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton pada Jumat 17 Juli 2009.

Menurut polisi, Noordin bahkan merencanakan dua aksi teroris yang dasyat duka pekan mendatang, peledakan Istana Negara dan kediaman Presiden Bambang Yudhoyono di Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Rencana ini digagalkan polisi dalam penggerebekan di Perumahan Puri Nusapala, Kelurahan Jati Luhur, Kecamatan Jati Asih, Bekasi, Sabtu 8 Agustus 2009 dini hari.
Read more

Istri Noordin di Malaysia Lega

Meski Polri belum mengumumkan secara resmi siapa identitas pria yang tewas dalam penggerebekan di Desa Beji, Kecamatan Kedu, Temanggung, Jawa Tengah, kabar yang beredar menyebutkan berdasarkan hasil forensik, pria tersebut bukan Noordin M Top.

Juru Bicara Keluarga Noordin M Top di Malaysia, Badarudin Ismail mengatakan dia telah mendengar soal itu kemarin, Senin 10 Agustus 2009 sekitar pukul 15.00 waktu setempat. "Saya sudah diberitahu secara tak resmi, laporan DNA bukan dari Noordin," kata dia
Dari seorang yang mengaku jurnalis, Badarudin mengatakan dia diberitahu bahwa jenazah di Temanggung diduga sebagai Ibrohim, florist Hotel Ritz Carlton atau Reno alias Tedi alias Mubarok, ahli merakit bom, anak didik Dr Azahari.

Badarudin mengaku sudah memberitahukan informasi tersebut pada istri Noordin M Top di Malaysia, Siti Rahma. "Reaksinya lega dengan keadaan demikian," tambah dia.

Dijelaskan dia, pihak Polri sudah mengambil sample DNA anak Noordin, Muawi (10) pada 28 Juli 2009. Polisi mengambil sample air liurnya.

Dari awal, tambah Badarudin, keluarga tak yakin pria yang terlibat baku tembak dengan polisi tersebut adalah Noordin. Mengapa? Noordin berjiwa besar, mudah diajak berunding, kalau tembak-menembak, bukan Noodin," tambah dia.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri menolak memastikan teroris yang dibekuk di Beji, Kedu, Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu, 8 Agustus 2009, adalah gembong teroris Noordin M Top. Kapolri berkilah masih akan menunggu hasil tes DNA.

Sebelumnya, Kepolisian RI mengundang para wartawan untuk datang ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur besok, Rabu 12 Agustus 2009 pukul 09.00 WIB. Juru Bicara Polri, Inspektur Jenderal Nanan Soekarna mengatakan akan ada dua acara terkait para tersangka teroris.

Pertama, "jenazah akan diserahkan ke keluarga," kata Nanan Soekarna di Markas Besar Kepolisian RI, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Selasa 11 Agustus 2009.

Selain itu, "kami juga akan menyampaikan siapa jenazah yang bersangkutan karena tim dokter hari ini telah menuntaskan pemeriksaan," tambah Nanan. Polisi, tambah dia juga akan ditayangkan mekanisme dan kejadian bom di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz Carlton pada Jumat 17 Juli 2009.

Apakah jenazah Noordin termasuk diantaranya? Nanan memilih tutup mulut. "Besok, besok, besok," kata dia.
Read more

Pengacara Antasari Minta Rekonstruksi Ulang

Ari Yusuf Amir salah satu pengacara Antasari Azhar tersangka pembunuhan berencana terhadap Nasrudin Zulkarnaen akan mengirimkan surat kepada Polda Metro Jaya untuk meminta dilakukan rekonstruksi ulang yang sudah dilakukan di rumah tersangka lain Sigit Haryo Wibisono.

"Kami (tim pengacara) tidak mendampingi dalam proses rekonstruksi di rumah Sigit. Surat sedang kami siapkan. Akan dilayangkan dalam satu dua hari ini," ucapnya kepada Kompas.com, Selasa ( 11/8 ).

Menurut Ari, tersangka yang diancam hukuman di atas 5 tahun sesuai dengan KUHP harus didampingi oleh pengacara dalam setiap proses hukum sehingga rekonstruksi yang dilakukan oleh kepolisian tersebut dianggap tidak sah menurut hukum. "Rekonstruksi merupakan penjabaran dari BAP. Jadi wajib didampingi," ucapnya.
Tim pengacara, ungkap Ari, juga akan melayangkan surat kepada Pengadilan Jakarta Selatan tempat Antasari akan bersidang dan Kejaksaan bahwa tim pengacara membantah 8 adegan dalam rekonstruksi di dua tempat yaitu rumah Sigit di Kebayoran Baru Jakarta Selatan serta Hotel Grand Mahakam Jakarta Selatan.

Ketika ditanya tanggapan penyidik atas bantahan dalam rekonstrusi tersebut, Ari menjawab, penyidik menerima bantahan tersebut. "Terserah mereka (penyidik) mau memperbaiki atau tidak," ucapnya.

Tim pengacara, tambahnya, juga tidak mengetahui jadwal pasti kapan klienya akan disidang atas dugaan pembunuhan Direktur PT Rajawali Putra Banjaran tersebut. "Berkasnya masih banyak yang kurang. Kita maunya sih ngga selesai sampai batas penahanan biar bebas," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tim pengacara membantah 8 dari 23 adegan dalam rekonstruksi seperti dalam adegan penyerahan amplop coklat oleh Sigit kepada Antasari lalu diserahkan lagi kepada Williardi Wizard. Selain itu, adegan Rani Juliani saat menelpon seseorang di depan Antasari, Antasari juga menggoda Rani di dalam kamar hotel, dsb.
Read more

Walah, Turis Belanda Dicopet di Bandara Soekarno-Hatta

Malang benar nasib Emma Drafer (25) turis asal Belanda yang baru saja tiba di Bandara Soekarno-Hatta usai berlibur di Bali menjadi korban pencopetan di dalam bandara. "Tas saya hilang di bandara," ucapnya saat melapor peristiwa yang menimpanya ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya Jakarta, Selasa (11/8).

Korban menceritakan, saat kejadian ia bersama dua rekannya sedang menunggu taksi untuk keluar dari bandara dengan menaruh tas ransel tepat disampingnya. Karena asyik berbincang dengan temanya saat menunggu taksi tersebut, ia tidak sadar bahwa tasnya sudah digondol pencopet. "Cuma sebentar saya taruh langsung hilang. Di dalam ransel ada laptop dan ipod," ungkap dia.
Emma sangat menyayangkan tingkat pengamanan yang kurang baik di dalam bandara bertaraf internasional tersebut sehingga kawanan pencopet dapat seenaknya berkeliaran. "Padahal masih di dalam lingkungan bandara tapi ternyata tidak ada jaminan keamanan," tegasnya.

Kasus tersebut saat ini sedang ditangani Polda Metro Jaya.
Read more
Juli 30, 2009 | Kamis, Juli 30, 2009 | 0 Comments

Lowongan CPNS Depperin (Departemen Perindustrian) 2009

Kesempatan berkarir menjadi PNS buat putra/i terbaik bangsa di Departemen Perindustrian (Depperin). Lowongan Kerja terbaru di Depperin 2009. Info lowongan kerja CPNS di departemen perindustrian buat anda yang ingin menjadi PNS.

P E N G U M U M A N
NOMOR : 935/SJ.IND.2/PENG/7/2009
REKRUITMEN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL
DEPARTEMEN PERINDUSTRIAN
FORMASI TAHUN 2009
Departemen Perindustrian membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia lulusan Strata 2 (S2), Strata 1 (S1)/Diploma IV (D.IV), Diploma III (D.III), untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Departemen Perindustrian.

Informasi lebih lanjut, silahkan masuk ke web depperin.
Read more
Juli 27, 2009 | Senin, Juli 27, 2009 | 0 Comments

Alami Pelecehan Seksual, Eks Pembantu Laporkan Ibunda Manohara

Kasus penganiayaan dan pelecehan seksual yang diduga dilakukan ibunda Manohara, Daisy Fajarina kepada pembantunya Shaliha Lanti, tahun 2007 lalu di Prancis, terus berlanjut.

Kali ini, Shaliha mendatangi Bareskrim Mabes Polri, untuk melaporkan peristiwa yang sudah disidangkan di Prancis itu ke Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Kamis (23/7/2009).

Didampingi kuasa hukumnya, Frederick, Shaliha datang sekira pukul 10.50 WIB dan langsung masuk ke Gedung Bareskrim Mabes Polri. "Kami melaporkan ibu Daisy ke Bareskrim atas tindakan penganiayaan tahun 2007 di Prancis," katanya.
Dia mengaku baru melaporkan hal ini, karena kasus ini belum lama diputuskan di pengadilan Prancis.

Sebelumnya, pengadilan Prancis memutuskan Reiner Pinot Noach dan Daisy Fajarina masing-masing 4 bulan dan 18 bulan penjara, atas kasus penganiayaan dan pelecehan seksual terhadap Shaliha Lanti. Namun, Daisy tidak sempat dieksekusi karena diduga kabur ke Indonesia.
Read more

Murid Noordin M Top Dikenal Sakti

Maruto (30), orang yang dicurigai anak buah teroris Noordin M Top dan dikabarkan berhasil ditangkap Densus 88, dinilai tetangganya sebagai sosok misterius. Meski jarang bergaul dengan tetangga, pria yang berprofesi sebagai pedagang VCD religius itu kerap pamer kesaktian.

"Dia itu termasuk orang sakti. Beberapa kali dia pamer kesaktian dengan menebar pecahan kaca di tanah lalu menginjak-injaknya tanpa alas kaki. Hebatnya telapak kaki dia tidak terluka dan tak berdarah," jelas Nugroho (33) tetangga Maruto kepada okezone, Jumat (24/7/2009).

Nugroho yang kediamannya selisih tiga rumah dari tempat tinggal Maruto menambahkan, Maruto termasuk orang tertutup dan tak pernah bergaul dengan tetangga. Lelaki yang selalu mengenakan baju hitam dan celana hitam itu hanya sesekali menyapa tetangga.
"Dia memang agak aneh dan jarang bergaul. Pernah dia mau datang ke tempat nongkrong anak-anak muda di kampung ini namun tak jadi dilakukan," kata warga RT 4/6, Dusun Gedangan, Boja, Kabupaten Kendal tersebut.

Diceritakan pula bahwa Maruto bukan asli Boja. Dia berasal dari Klaten. Setelah menikah dengan Dwi Utami akhirnya dia menetap di Boja. "Mereka menikah pada 22 Desember 2004 dan hanya ijab kabul tanpa pesta pernikahan. Tak ada tetangga yang diundang," ungkapnya.

Setelah menikah mereka menetap di Dusun Gedangan, Maruto mendirikan tempat praktek istrinya. "Sebelum menikah dengan Maruto, Utami sudah mengenakan jilbab. Tapi setelah nikah dia memakai cadar," jelas warga lainnya, Sugiono.

Mereka dikaruniai anak perempuan bernama Anissa (4). Sekira dua tahun lalu, menurut Sugiono, keluarga itu tiba-tiba menghilang. Bahkan saat Lebaran mereka tak pernah kembali ke desa itu.

Sebagai tetangga, Sugiono mengatakan tak pernah melihat kumpulan misterius di rumah Maruto. Hanya dia mengatakan tiga tahun lalu ada dua orang yang mengaku anggota Densus 88 menginap di rumah Sugiono. Mereka mengamati kegiatan Maruto
Read more

Selidiki Operator CCTV JW Marriott!

Hingga kini pelaku pengeboman Hotel JW Marriott masih misterius. Untuk menemukan pelaku, aktivis pergerakan Islam, Umar Abduh, meminta polisi untuk menyelidiki operator CCTV Hotel JW Marriott. Karena Umar menduga operator CCTV Hotel JW Marriot ikut terlibat dalam aksi pengeboman.

Abduh dalam perbincangan dengan okezone berpendapat, jika dilihat secara seksama, ada yang unik dari rekaman closed circuit television (CCTV) yang menyorot Nur Hasbi, pria bertubuh tinggi yang diduga pelaku pengeboman di Hotel JW Marriott, Jumat 17 Juli lalu.
Sejak kedatangannya di hotel hingga sesaat sebelum pengeboman, camera CCTV itu selalu mengikuti gerak pria berjaket hitam itu. Seakan-akan sang operator sadar pria itu mencurigakan.

"Kita harus melihatnya secara jernih, CCTV yang di JW Marriott itu aktif, tidak pasif seperti yang di Ritz Carlton," jelasnya, Kamis (23/7/2009).

Oleh karenanya Umar mensinyalir ada skenario yang sebenarnya melibatkan orang dalam hotel. Dia pun meminta kepolisian juga meminta keterangan dari petugas keamanan yang mengoperasikan CCTV itu.

"Dia sudah tahu, tapi mengapa tidak menginformasikannya (kepada kepolisian)," tambahnya.

Lebih lanjut dia menilai, terlalu jauh jika orang menduga dalang di balik peledakan ini adalah kelompok Noordin M Top atau Jamaah Islamiyah. Menurutnya hingga saat ini belum ada indikasi bahwa pelaku adalah kelompok Noordin M Top.

"Tidak mungkin sampai ke sana. JI (Jamaah Islamiyah) itu sudah tiarap, tidak mungkin mereka melakukan itu. Ada skenario di sini, ada orang dalam yang terlibat," pungkasnya.
Read more
Juli 26, 2009 | Minggu, Juli 26, 2009 | 0 Comments

Noordin M Top Disinyalir Bikin Jaringan Baru

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono menengarai gembong teroris yang tengah dicari saat ini yakni Noordin M Top sedang membikin jaringan baru teroris di Indonesia.

Hal ini didasarkan pengamatannya bahwa saat ini Noordin tengah mencari atau merekrut orang-orang baru dan jaringan baru di tengah kegoyahan Jamaah Islamiyah (JI) dunia.

"Kalau saya melihat saat ini Noordin tengah mencari orang dan jaringan baru di tengah kegoyahan JI," papar Hendro, Sabtu (25/7/2009).

Dia menambahkan bahwa sebuah jaringan terorisme akan bisa semakin meluas tatkala diyakini oleh kelompok garis aliran aliran keras. Hendropriyono sendiri menilai aliran keras ini sebagai aliran keras transnasional yang disebut dilakukan penganut Wahabisme.

text TEXT SIZE :
Share

YOGYAKARTA - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono menengarai gembong teroris yang tengah dicari saat ini yakni Noordin M Top sedang membikin jaringan baru teroris di Indonesia.

Hal ini didasarkan pengamatannya bahwa saat ini Noordin tengah mencari atau merekrut orang-orang baru dan jaringan baru di tengah kegoyahan Jamaah Islamiyah (JI) dunia.

"Kalau saya melihat saat ini Noordin tengah mencari orang dan jaringan baru di tengah kegoyahan JI," papar Hendro, Sabtu (25/7/2009).

Dia menambahkan bahwa sebuah jaringan terorisme akan bisa semakin meluas tatkala diyakini oleh kelompok garis aliran aliran keras. Hendropriyono sendiri menilai aliran keras ini sebagai aliran keras transnasional yang disebut dilakukan penganut Wahabisme.

"Mungkin ada yang tak setuju tapi saya namai sebagai aliran keras transnasional atau Wahabisme," katanya.

Dalam kesempatan itu dia kembali menyatakan keyakinannya bahwa aktor pemboman Hotel JW Marriott di Mega Kuningan, Jumat pekan lalu adalah Noordin M Top.

Perkembangan teroris di sebuah negara termasuk Indonesia, lanjutnya, bagaikan sebuah gurita yang terus berkembang. Sayangnya, sebagian masyarakat ternyata masih bisa menerima seorang teroris di tengah mereka.

"Sebagian masyarakat masih bisa menerima teroris jadi ya akan leluasa mereka," katanya.

Sedangkan mengenai bom di Mega kuningan kemarin Hendro kembali membantah intelijen Indonesia kecolongan. Sebab masalah teroris ujar Hendro bukan semata-mata tanggung jawab intelijen namun juga semua pihak.

"Meski intelijen punya Kirka (perkiraan keadaan) tapi itu juga jadi masalah umum negara-negara. Jadi bukan semata-mata intelijen saja," katanya.
Read more

Michael Jackson Pernah Memohon Minta Propofol

Sebulan sebelum menghembuskan nafasnya, Michael Jackson ternyata pernah memohon meminta obat penenang Propofol kepada Dr Dwayne James. Padahal dia tahu bahwa obat itu mematikan.

Saat itu, cerita Dr Dwayne, Michael mendatangi dirinya dan memohon kepadanya untuk mendapatkan Propofol. "Michael meminta, ?apakah kamu bisa mendapatkannya untukku? Aku sangat menginginkannya, obat itu membuatku nyenyak, hebat'," kutip Dwayne sebagaimana dikutip okezone dari femalefirst, Sabtu (25/7/2009).
Sebulan sebelum menghembuskan nafasnya, Michael Jackson ternyata pernah memohon meminta obat penenang Propofol kepada Dr Dwayne James. Padahal dia tahu bahwa obat itu mematikan.

Saat itu, cerita Dr Dwayne, Michael mendatangi dirinya dan memohon kepadanya untuk mendapatkan Propofol. "Michael meminta, ?apakah kamu bisa mendapatkannya untukku? Aku sangat menginginkannya, obat itu membuatku nyenyak, hebat'," kutip Dwayne sebagaimana dikutip okezone dari femalefirst, Sabtu (25/7/2009).
Read more
Juli 25, 2009 | Sabtu, Juli 25, 2009 | 0 Comments

Tinggalkan Nafsu Berebut Rezeki!

Kebijakan sekolah gratis ibarat menu cuci mulut sehabis menu utama sekian kebijakan yang serba kontroversial. Iklan sekolah gratis yang menggebu-gebu ditayangkan dengan jargon ”orangtua jadi loper koran anak jadi wartawan” dan ”anak sopir angkot dapat jadi pilot” justru membingungkan masyarakat. Iklan boong-boongan!

Rupanya ada perbedaan konsep antara pemerintah dan masyarakat. Menurut pemerintah, sekolah gratis artinya murid tidak dipungut sumbangan pembinaan pendidikan (SPP). Menurut masyarakat artinya gratis beneran, cuma-cuma, tak usah bayar.

Untuk sekolah negeri, pemerintah menutup SPP lewat bantuan operasional sekolah (BOS). Siswa, murid, peserta didik memang tak dipungut SPP, tetapi diminta membayar uang kalau mau memperoleh fasilitas dan praksis pendidikan lebih baik. Alasannya, jumlah nominal BOS minim.
Mana yang gratis? Gratis, kok, bayar! Ya bingung! Tentu lain cerita sekolah swasta, karena hidup-matinya tidak tergantung BOS.

Kebijakan buku sekolah ibarat kopi panas atau teh panas sebelum jamuan makan berakhir. Kebijakan terakhir, ditabalkan lewat Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 2 Tahun 2008 mengenai buku elektronik, sebenarnya merupakan salah satu episode kebijakan buku sekolah selama ini.

Dalam hal buku sekolah, terbentang beragam keputusan dan kebijakan, sistem dan pelaksanaan, mulai dari sekolah dipersilakan menentukan sendiri buku pendamping sementara buku wajib disediakan (diterbitkan) oleh pemerintah (Balai Pustaka), hingga yang terakhir demi ketersediaan buku dengan harga murah, diberlakukan kebijakan buku elektronik yang diawali dengan Permendiknas No 11/2005 mengenai masa berlaku buku sekolah lima tahun, dilanjutkan pembelian hak cipta oleh pemerintah.

Alih-alih mengaitkan kurikulum atau penulis buku, akar masalah buku sekolah adalah rebutan rezeki. Bagi penerbit, ikut serta dalam penerbitan buku sekolah adalah rezeki besar untuk menutup kecilnya pemasukan dari penerbitan buku yang kurang laku di pasaran. Di kalangan penerbit, berlaku pula kebijakan biaya silang, bagian dari kiat menyelenggarakan paduan usaha idealisme dan bisnis.

Buku elektronik, kebijakan terakhir mengatasi buku sekolah, dikonsep untuk mengatasi keluhan orangtua. Pemerintah membeli hak cipta sejumlah naskah buku berdasar hasil penilaian Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Buku yang disetujui kemudian diunggah dan masyarakat bisa mengunduhnya dari internet. Maksud kebijakan itu baik: harga buku murah, orangtua tidak usah repot setiap awal tahun ajaran.

Kebijakan Gagal
Rupanya tak disadari, Indonesia bukanlah Jakarta. Di daerah-daerah terpencil, terutama di luar Jawa, banyak yang belum bisa mengunduh bahan dari internet. Alih-alih luar Jawa, bahkan di sekitar Jakarta ada yang tak bisa mengunduh.

Dalam hal ini, pemerintah bukannya tidak cerdas. Penerbit dipersilakan mengunduh, mencetak, dan menjual sesuai ketentuan harga patokan tertinggi. Penerbit sekaligus pencetak, yang kemudian disusul orang berinisiatif melakukan hal sama, termasuk guru, terakhir demi anak didik.

Lain kebijakan lain pula pelaksanaan. Tidak hanya sulit diunduh, bahan buku yang diunggah pun belum lengkap. Belum semua buku mata pelajaran sudah diunggah oleh BSNP, padahal tahun ajaran sudah mulai. Keadaan ini membuat maksud membuat harga murah tidak terjadi. Harga buku jadi mahal (kembali). Orangtua dipaksa membeli karena didesak kebutuhan, karena buku adalah syarat integral praksis pendidikan.

Kebijakan buku murah pun gagal. Kopi penutup jamuan makan pun terasa pahit. Namun, tidak kalah sigap, birokrasi penanggung jawab perbukuan pun mengelak. Jangan hanya dilihat kegagalan sekarang, tetapi lihatlah nanti. Sebab, dampak positif ini baru akan kelihatan beberapa tahun ke depan.

Panorama selintas sejarah perbukuan sekolah hanyalah puncak dari sekian kegagalan kebijakan. Barangkali kesalahan tidak harus ditimpakan kepada departemen diknas yang eksis sekarang, tetapi kegagalan dari bercokolnya semangat ”membisniskan” praksis pendidikan, lebih jauh lagi membisniskan anak didik.

Telanjur semua dikalkulasi dengan uang, tak satu pun kebijakan berpihak kepada yang tidak beruang atau kurang beruang. Pendidikan gratis hanya riil dalam iklan, tetapi tidak riil di lapangan. Lebih jauh lagi, meskipun sektor lain bisa tertangani dengan baik, selama masalah buku sekolah tetap amburadul, selama itu sah-sah saja cap komersialisasi pendidikan.

Benahi Bersama
Eksistensi buku dalam praksis pendidikan sejajar dengan faktor guru dan kurikulum. Buku memang hanya salah satu subfaktor sarana, tetapi dibandingkan dengan sarana lain, seperti alat peraga dan gedung berikut perangkatnya, kehadiran buku tak sekadar menyediakan, tidak sekadar bisa membeli dengan adanya dana, tetapi bagian utuh dari terselenggaranya praksis pendidikan yang seharusnya.

Buku sekolah terkait dengan kurikulum, terkait dengan penulis, terkait dengan penerbit, dan guru. Buku sekolah sebagai pelengkap dan penunjang silabus yang diturunkan dari kurikulum hakikatnya bagian utuh dari kurikulum. Ketersediaan buku tak bisa diatasi dengan kebijakan coba-coba, apalagi amatiran.
Read more

Nasir Abas : Noordin Top Cari Perhatian Dunia

Mantan Ketua Mantiqi III Jamaah Islamiyah (JI) Nasir Abas yang kini membantu kepolisian untuk mengungkap jaringan terorisme, mencurigai Noordin M Top sebagai dalang peledakan bom di dua hotel di Jakarta, 17 Juli lalu.

"Saya curiga, ia (Noordin, red) melakukannya lagi. Artinya, masih ada kelompok jaringan lama yang beroperasi di Indonesia," katanya di sela sidang terbuka promosi doktor mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Abdullah Mahmud Hendropriyono di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Sabtu (25/7).
Menurut dia, ada lima pola yang terus terulang dari berbagai teror bom di Indonesia yang didalangi kelompok dari jaringan Noordin M Top. Target mereka sama, yaitu warga negara barat di Indonesia dengan teknis sama dengan cara pengeboman.

"Mulai dari kejadian Bom Bali pertama dan kedua, pengeboman di Kedutaan Besar Australia di Jakarta, di Hotel JW Marriott pertama dan kedua sama, yakni dengan bom bunuh diri," katanya.

Pengeboman di beberapa tempat itu, menurut Nasir dilakukan jaringan Noordin M Top untuk menarik perhatian dunia, sehingga sasaran pengeboman mereka adalah tempat-tempat yang telah dikenal atau representasi dari dunia internasional.

Ia mencontohkan bom di Bali dilakukan karena Bali merupakan tempat wisata yang terkenal di dunia. Sedangkan beberapa hotel di Jakarta yang dibom, mulai dari JW Marriott dan Ritz-Carlton adalah hotel bertaraf internasional.

"Apalagi ada rencana para pemain Manchester United datang ke Jakarta. Momennya sangat tepat untuk menarik perhatian dunia," katanya.

Faktor terakhir yang turut mendasari peledakan bom khas jaringan kelompok Noordin adanya isu global yang sedang santer dibicarakan dunia internasional, bukan dilakukan karena terkait isu lokal. Menurut dia, kasus bom di Jakarta merupakan reaksi dari jaringan kelompok Noordin terkait penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) di Irak, namun menambah jumlah pasukan di Afghanistan untuk memerangi Taliban.

"Ledakan itu juga sepertinya menjadi jawaban atas pernyataan Presiden AS, Barrack Obama yang menyatakan akan memerangi Taliban," katanya.

Khusus untuk kasus bom di Jakarta, Nasir berharap aparat keamanan yang menyelidiki kasus tersebut tidak hanya terfokus pada gambar yang menayangkan orang terakhir yang mengenakan topi dan jaket hitam serta membawa koper hitam, sebelum terjadi ledakan bom yang selama ini diduga sebagai bom bunuh diri.

"Jangan sampai terkecoh, bisa saja antara orang yang ’check in’ di hotel dengan orang yang membawa koper sebelum ledakan terjadi adalah orang yang berbeda. Apa sulitnya menggunakan pakaian dan tas yang sama," katanya.

Sedangkan kecurigaan aparat keamanan bahwa perakitan bom dilakukan di dalam kamar hotel, menurut dia bisa saja terjadi, karena pengamanan di hotel hanya mengandalkan alat detektor baja, bukan detektor bahan peledak.

"Jika bahan peledak itu dibawa masuk secara bertahap, maka bisa saja lolos, apalagi jika bahan peledak tersebut dibungkus menyerupai kado, sehingga petugas keamanan tidak akan membukanya," katanya.

Nasir yang telah menghasilkan dua buku sejak tertangkap polisi pada 2003, dan menjalani hukuman dua tahun penjara itu, kini menjadi mitra polisi untuk mengungkap jaringan terorisme di Indonesia.
Read more
 
Copyright BLOG COETANARIE © 2010 - All right reserved - Using Blueceria Blogspot Theme
info berita heboh terbaru Ramalan Zodiak tips-trik Job Vacancy Centre Scholarships Resources and Free Magazines