Lirik Lagu Sinopsis Film Gaya Hidup
Blackberry LG Mobile Nokia Samsung Sony Ericsson
Klasemen L.Italia Klasemen L.Inggris Jadwal Liga Italia Jadwal Liga Inggris
Resto Enak di Jakarta Resto Romantis di Jkt Hokben Delivery Bakmi GM Delivery PHD - Pizza Hut
Mei 16, 2009 | Sabtu, Mei 16, 2009 | 5 Comments

Prabowo Paling Kaya, SBY “Termiskin”

CAPRES incumbent SBY lebih cepat dari Jusuf Kalla (JK) dalam hal ini. “Ini berkas laporan kekayaan Pak SBY,” kata asisten pribadi SBY, Rizal A Lukman, di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (15/5).

Meski belum diumumkan resmi, Prabowo Subianto --bila resmi menjadi cawapres Megawati Soekarnoputri-- adalah calon terkaya. Nilai kekayaannya mencapai Rp 4 triliun, jauh lebih tinggi dari calon terkaya dalam Pemilu 2004 silam, Jusuf Kalla, yang “hanya” 15 kali lebih kecil dari duit Prabowo. Kalla saat ini memiliki kekayaan sebesar Rp 253 miliar.

Banjir laporan
Laporan kekayaan SBY yang dibawa Rizal disusun rapi dalam tiga map. Rizal mengantarkannya langsung kepada Direktur Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) KPK M Sigid.

Wakil Ketua Komisi Pem-berantasan Korupsi (KPK) Bi-dang Pencegahan Haryono Umar sebelumnya menyata-kan, batas waktu pengemba-lian formulir terakhir jatuh pada Sabtu (16/5) hari ini.

Selanjutnya, tim KPK akan melakukan klarifikasi pada rumah masing-masing calon hingga 21 Mei.
Jelang penutupan pendaftaran, utusan capres-cawapres beramai-ramai ambil formulir LHKPN ke KPK. Selain SBY, calon lainnya yang sudah mengambil formulir ini adalah JK, Mega, Wiranto, dan Boediono.
Utusan Mega yang datang ke KPK, kemarin, enggan memberikan komentar. Kemarin, KPK juga kedatangan tamu utusan Wiranto. “Saya diminta Pak Wiranto untuk mengambil formulir LHKPN sebagai cawapres,” kata Kepala Sekretariat Partai Hanura, Slamet Rujito

Cawapres pasangan SBY Boediono juga mengirim utusan untuk menyerahkan LHKPN, kemarin. “Iya mereka lapor harta kekayaan pukul 17.55 WIB dan sudah kami terima,” kata Direktur LHKPN Muhammad Sigit.Menurutnya, laporan tersebut disampaikan oleh dua utusan Boediono dari Bank Indonesia.

Seorang petugas KPK yang menangani LHKPN para capres dan cawapres mengatakan Boediono telah mendapatkan formulir B atau formulir lanjutan pengisian harta kekayaan via internet sehingga bisa langsung diisi dan dikembalikan ke KPK. Batas waktu pengembalian formulir LHKPN berakhir hari ini, Sabtu (16/5).

Namun, hingga Jumat (15/5) siang utusan capres atau cawapres lainnya belum ada yang tampak mengambil formulir.

Prabowo terkaya
Prabowo disebut-sebut menjadi terkaya di antara enam calon. Namun, tak ada angka pasti yang pernah dipublikasikan. Prabowo memang tidak memiliki kewajiban mengumumkan atau menyetorkan kekayaannya karena belum pernah menjadi pejabat publik.

Adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo, pernah ditanyai soal kekayaan anak begawan ekonom Indonesia Prof Dr Soemitro Djojohadikusumo ini. Namun, ia hanya menjawab ringan, “Ya, cukuplah untuk sampai dia menang.”

Tidak ada yang tahu persis berapa kekayaan Prabowo. Namun menurut Ketua Masyarakat Profesional Madani Ismet Hasan Putro, ada indikasi yang bisa dilihat. Salah satunya penayangan iklan partai Gerindra di televisi relatif konstan dibanding partai lain.

“Jika dilihat dari ukuran iklan, dapat dikatakan bahwa Prabowo adalah capres yang paling kaya dibandingkan calon lainnya. Lihat saja, kampanye yang dilakukan lewat media relatif konstan dari waktu ke waktu,” ujarnya. Prabowo juga memiliki pabrik kertas bernama Kiani Kertas di Kalimantan Timur. Kiani Kertas menghasilkan pulp berkelas dunia dengan kapasitas produksi 1.500 ton per hari. Total aset perusahaan ini mencapai 788 juta dolar AS.

Capres Lain
Dalam laporan kekayaan yang pernah diserahkan SBY kepada KPK, per 22 Juli 2007 kekayaan SBY tercatat 7,14 miliar dan 44.887 dolar AS. Jumlah ini meningkat dari Rp 4,65 miliar per 10 Mei 2004, sebelum SBY menjadi presiden.

Kekayaan SBY di antaranya berupa harta tidak bergerak senilai Rp 2,98 miliar. Jumlah ini bertambah dari Rp 1,24 miliar pada 2004 silam. SBY juga memiliki kekayaan berupa giro senilai Rp 3,49 miliar. Sedang per 10 Mei 2004, giro yang dimiliki SBY, senilai Rp 2,75 miliar.

Harta JK juga mengalami kenaikan. Kekayaannya melonjak dari Rp 194,19 miliar per 7 Mei 2004 menjadi Rp 253 miliar per 31 Mei 2007. Dalam laporan tersebut, kekayaan JK diantaranya berupa harta tidak bergerak yang berupa 50 bidang tanah dan diantara terdapat bangunan senilai Rp 80,3 miliar. Meningkat dari tahun 2004 yang senilai Rp 51,6 miliar.

JK juga memiliki surat berharga senilai Rp 172,6 miliar pada tahun 2007. Naik dari Rp 142,7 miliar pada tahun 2004. Kalla juga memiliki sejumlah perusahaan yang tergabung dalam, Kalla Group.

Sementara, Boediono memiliki kekayaan Rp 18,66 miliar pada LKHPN tahun 2008. Jumlah ini juga naik dari Rp 13,6 miliar pada tahun 2006. Harta tidak bergerak senilai Rp 5,8 miliar dari Rp 2,28 miliar.

Kekayaan ini dipastikan akan bertambah. Berdasarkan aturan penggajian atau remunerasi para anggota Dewan Gubernur BI pada 2007, gaji plus tunjangan-tunjangan yang diperoleh Boediono sebagai pemimpin bank sentral sebesar Rp 165 juta per bulan.
Jika SBY-Boediono berhasil memenangkan Pemilu Presiden 2009 ini, gaji Boediono sebenarnya turun drastis. Pendapatan resmi seorang wapres “hanya” Rp 57,2 juta per bulan saat ini. per bulan.(tribunbatam)

5 komentar:

amat mengatakan...

Sebagai orang awam, kami bingung melihat kekayan yang dimiliki oleh Prabowo. Padahal semua orang tahu ia bekas prajurit. Memang kerjaan prajurit itu bisa menhasilkan banyak duit ya

faris ! mengatakan...

kaya banget ya si prabowo .
ckckck
yeadhi

frizzy mengatakan...

Wowwww, banyak benerrr gann

coetanarie mengatakan...

Itulah hebatnya prabowo....

Djohan mengatakan...

Prabowo melaporkan kekayaan sebesar Rp 10,153 Milyard pd tgl 14 sept 2003 , dan thn 2009 melaporkan kekayaan Rp 1,7 Trilyun , berarti selama 6 tahun dia meraup keuntungan Rp 1,689,840,000,000.-.pajak yang dibayar ???????
Para capres & Cawapres adalah orang yang menjadi panutan bagi rakyat, harus bersih dari kasus korupsi dan segala bentuk penyelewengan.
Dirjen pajak seharusnya memeriksa semua laporan kekayaan & pembayaran pajak dari para capres & cawapres.

Poskan Komentar

 
Copyright BLOG COETANARIE © 2010 - All right reserved - Using Blueceria Blogspot Theme
info berita heboh terbaru Ramalan Zodiak tips-trik Job Vacancy Centre Scholarships Resources and Free Magazines